Ringkasan

PT MNC Sky Vision Tbk (atau selanjutnya disebut “MSKY” atau Perseroan) didirikan dengan nama PT Malicak Nusa Semesta di Jakarta pada tanggal 8 Agustus 1988 berdasarkan Akta Pendirian No. 80 dan telah mendapatkan pengesahan dari Menkumham berdasarkan Surat Keputusan No. C2-4952. HT.01.01.TH.89 tanggal 3 Juni 1989. Perseroan telah melakukan perubahan nama menjadi PT Matahari Lintas Cakrawala pada tahun 1989 berdasarkan Akta No. 391 tanggal 29 Juli 1989. Pada tanggal 3 Desember 2006, Perseroan lalu berganti nama kembali menjadi PT. MNC Sky Vision. Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan terakhir seperti yang ditetapkan dalam Akta No.66 tanggal 15 Maret 2012, maksud dan tujuan Perseroan meliputi bidang penyelenggaraan jasa penyiaran berlangganan.

Sebagai bagian dari MNC Media yang merupakan grup media terintegrasi yang terbesar di Indonesia, Perseroan secara konsisten mengukuhkan kepemimpinannya di industri TV berlangganan dari waktu ke waktu. Untuk mewujudkan hal tersebut, Perseroan senantiasa mengedepankan inovasi dalam seluruh aspek bisnisnya termasuk pengembangan produk dan layanan. Hal ini terbukti dari peluncuran merek Indovision sebagai merek TV berlangganan berbasis satelit pertama di Indonesia. Didukung satelit Indostar I dan Indostar II dengan frekuensi S-Band yang tahan terhadap perubahan cuaca, Perseroan bisa menjamin kualitas tayangan yang jernih dan optimal sepanjang waktu ke seluruh wilayah Indonesia.

Selain itu, Perseroan juga terus melakukan berbagai terobosan guna meningkatkan keunggulan kompetitifnya yang sejalan dengan komitmen Perseroan untuk menghadirkan layanan TV yang lebih baik dengan jangkauan luas. Antara lain dengan strategi pemasaran baru berupa peminjaman peralatan pada pelanggan, penambahan saluran baru, dan perluasan jaringan distribusi dan layanan pelanggan.

Perseroan menawarkan portofolio layanan TV berlangganan terlengkap dengan tayangan berkualitas unggulan untuk semua segmen konsumen Indonesia sesuai dengan kebutuhannya. Setelah sukses dengan merek TV berlangganan pertamanya yaitu Indovision, Perseroan pun mulai melancarkan strateginya dalam rangka memperluas penetrasi pasar dengan meluncurkan dua merek tambahan dengan segmentasi yang berbeda dari Indovision yang menargetkan keluarga kelas menengah ke atas. Kedua merek tersebut adalah TopTV dan OkeVision.

Diperkenalkan pada tahun 2007, TopTV secara khusus menyasar segmen konsumen menengah ke bawah dengan harga yang lebih terjangkau. Di sisi lain, OkeVision yang resmi memulai kiprahnya pada tahun 2008, mengusung slogan “Bioskop Masuk Rumah” dan lebih diperuntukkan bagi kaum muda dengan kebutuhan tayangan film dan hiburan.

Pada tanggal 9 Juli 2012, MSKY resmi menjadi perusahaan publik dengan melakukan Penawaran Umum Perdana (Initial Public Offering atau IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode MSKY. Tak hanya menandai babak baru bagi Perseroan, aksi korporasi tersebut juga menorehkan sejarah baru di dunia investasi dan pasar modal sebagai IPO terbesar di Indonesia pada tahun 2012 dengan nilai Rp2,15 triliun (mencatat 1,4 milliar lembar saham dengan harga Rp1.520 per saham di Bursa Efek Indonesia).

Hingga 31 Desember 2016, Perseroan masih menjadi yang terdepan di industri TV berlangganan dengan pangsa pasar 64% dan jumlah pelanggan mencapai 2,5 juta pelanggan. Di samping itu, Perseroan juga tercatat sebagai penyedia layanan TV berlangganan dengan distribusi dan cakupan layanan terluas dengan total 109 kantor cabang yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.

Profil Perusahaan - Ringkasan